DAERAHKHAZANAHTANJUNGPINANG

Wapres RI Dijadwalkan Membuka Kurma Fair 2024 di Gedung Daerah Kota Tanjungpinang

48
×

Wapres RI Dijadwalkan Membuka Kurma Fair 2024 di Gedung Daerah Kota Tanjungpinang

Sebarkan artikel ini
Wapres RI Kyai H. Ma’ruf Amin direncanakan akan membuka Kurma Fair 2024 di Gedung Daerah Tanjungpinang.

REGIONAL NEWS.ID, TANJUNGPINANG – Wakil Presiden RI H. Maruf Amin dijadwalkan membuka langsung kegiatan ‘Kepulauan Riau Ramadhan Fair 2024 (KURMA) tahun 2024 pada Jum’at (15/03/2024) di Gedung Daerah, Jalan H. Agus Salim, Kota Tanjungpinang.

Kegiatan diselenggarakan oleh Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Kepulauan Riau ini akan berlangsung selama 10 hari hingga 24 Maret mendatang.

Wapres Maruf Amin mengapresiasi inisiatif KDEKS Kepulauan Riau menggelar KURMA 2024, sejalan dengan arahan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). 

Wapres berharap kegiatan ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di Kepulauan Riau, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan produk dan jasa halal. Tidak hanya di Kepri tapi efeknya bisa dirasakan masyarakat Indonesia.

KURMA 2024 merupakan langkah strategis percepatan ekonomi dan keuangan syariah Kepulauan Riau. Acara ini menjadi sarana bagi pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat untuk berkolaborasi menguatkan ekosistem syariah yang unggul dan berkelanjutan.

KDEKS Kepri telah menyusun rangkaian acara KURMA 2024 mencakup kompetisi pondok pesantren unggulan, lembaga ziswaf unggulan, dakwah eksyar, lomba konten eksyar, lomba fashion design, kompetisi halal chef, wirausaha muda syariah, lomba tari kreasi, lomba berbalas pantun, hingga perlombaan lokal lainnya.

Selain kompetisi, akan digelar seminar, sertifikasi nazhir wakaf, gerakan wakaf, pameran produk UMKM halal, business matching untuk ekspor, gerakan pangan murah, dan Bazaar Ramadhan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Kepulauan Riau sesuai visi KDEKS meliputi peningkatan industri halal, penguatan lembaga keuangan syariah, optimalisasi keuangan sosial syariah, penguatan bisnis syariah digital, hingga penguatan infrastruktur dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *