DAERAHEKONOMITANJUNGPINANG

Operasi Pasar Pemprov Kepri dan Pemko Tanjungpinang Diserbu Masyarakat

62
×

Operasi Pasar Pemprov Kepri dan Pemko Tanjungpinang Diserbu Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Masyarakat antri untuk mendapatkan cabai merah keriting dan bawang putih dalam operasi pasar Pemrov Kepri dan Pemko Tanjungpinang.

REGIONAL NEWS.ID, TANJUNGPINANG -Operasi pasar merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) dan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang di Halaman Gedung Sentra IKM Tengku Mandak, Terminal Sei Carang, Kilometer 9, Kota Tanjungpinang.

Dalam operasi pasar hari ini, Senin 11 Maret 2024, BUMD Kepri berhasil menjual cabe merah keriting diharga 65 ribu per kilo, sementara harga cabai merah keriting terus beranjak naik hingga 75 ribu sampai 80 ribu per kilo. 

Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perseroda Provinsi Kepri Azwardi mengatakan dalam operasi pasar hari ini menyiapkan sekitar 700 kilo cabai merah keriting. Selain itu kami juga menjual beras SPHP Bulog dan telor bebek. “Untuk cabai merah keriting kami menjual diharga 65 ribu per kilo,” ujarnya.

Kepala Disdagin Kota Tanjungpinang, Riani melalui kanal Kepri News memaparkan setidaknya ada sebanyak 700 kg cabai merah yang disediakan oleh BUMD Provinsi Kepri.

“Stok dari BUMD Kepri cabai merah sekitar 700 kg, namun prediksi kita dengan banyaknya peminat cabai dalam satu hari ini bisa habis 300 kg,” kata Riani, saat berada di kegiatan operasi pasar.

Menurut Riani, kegiatan operasi pasar ini merupakan tindak lanjut dari hasil peninjauan kebutuhan bahan pokok di pasar Bintan Center (Bincen) pada Minggu (10/3/2024) kemarin, dan memang ada beberapa kenaikan komoditas pangan.

“Salah satunya cabai yang harganya mulai dari Rp 86 ribu per kg hingga Rp 90 ribu per kg, sedangkan disini kita jual Rp 65 ribu per kg,” jelasnya.

Selain cabai, operasi pasar tersebut juga menyediakan bawang merah seharga Rp 30 ribu per kg, bawang putih Rp 25 ribu per kg, beras SPHP Rp 53 ribu per 5 kg, gula pasir Rp 15 ribu per kg, minyak goreng serta daging kerbau Rp 80 ribu per kg.

“Kami berharap BUMD Provinsi bukan hanya menyediakan cabai dan bawang, namun menjelang lebaran kami berharap BUMD Provinsi juga bisa mensuport tepung, gula, dan telur,” rincinya.

Dijelaskannya, Pemerintah Kota Tanjungpinang bekerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, saat menyambut bulan suci Ramadhan dengan harga yang terjangkau.

“Tujuan kita memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk berbelanja dengan harga yang murah,” tuturnya.

Selain itu, ia juga mengantisipasi bahan pangan yang terjual di pasar murah tidak dibeli oleh pedagang untuk dijual kembali, sehingga pihaknya menerapkan strategi dengan membungkus atau mempacking cabai per setengah kilogram.

“Kita tidak berharap jualan ini dibeli oleh pedagang untuk dijual kembali, karna ini barangnya subsidi sehingga tidak boleh dijual dengan harga tinggi,” pungkasnya.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *