BATAMDAERAH

Progres Pembangunan Empat Rumah Contoh Warga Rempang Ditargetkan Rampung Maret

54
×

Progres Pembangunan Empat Rumah Contoh Warga Rempang Ditargetkan Rampung Maret

Sebarkan artikel ini
Progres pembangunan empat rumah contoh warga Rempang ditargetkan rampung Maret 2024.

REGIONAL NEWS.ID, BATAM – Empat unit rumah contoh untuk warga Rempang yang setuju direlokasi, ditargetkan rampung pada Maret tahun ini.

Hal itu disampaikan BP Batam dalam siaran pers, meski tak menyebut tanggal pastinya.

Keempat rumah contoh itu dibangun di atas hamparan tanah yang telah di-clearing di sudut simpang tiga pemisah jalan menuju Kampung Tanjung Banun dan Kampung Dapur 6, Kelurahan Sembulang, Pulau Rempang.

Pantauan BatamNow.com di lokasi, Selasa (05/03/2024) siang, para tukang sedang mengerjakan keempat rumah contoh.

Terlihat juga, 1 unit ekskavator lagi memotong bukit di lokasi proyek dengan lahan berkontur bukit itu.

Keempat rumah contoh itu dibangun di ketinggian berbeda antara satu dengan lainnya.

Yang dibangun pertama kali adalah rumah contoh di posisi tertinggi yang pintu depannya mengarah ke Barat, atau menghadap Simpang Sembulang menuju Simpang Tanjung Banun.

“Ya, rumah itu yang pertama dibangun,” kata seorang tukang di lokasi proyek, kepada BatamNow.com, Selasa (05/03/2024) siang.

Terlihat, dinding bangunan rumah contoh pertama itu sudah selesai diplester/ diaci. Jendela kaca sudah terpasang, sedangkan pintunya belum.

Tukang sedang memasang lembaran atap sejenis spandek ke sisi di atas pintu depan.

“Selesai atap, lanjut plafon, lantai, baru WC,” kata tukang yang mengaku tinggal di salah satu kampung di dekat lokasi proyek itu.

Tukang di lokasi proyek itu juga menjelaskan urutan pembangunan 3 rumah contoh lainnya.

Rumah contoh kedua dibangun di sebelah kanan rumah contoh pertama, menghadap arah yang sama tapi dengan posisi lebih rendah sekitar 2 meter.

Progres pembangunannya di bawah rumah contoh pertama, rumah kedua itu masih tahap pemasangan atap dan dinding luarnya sedang diaci.

Rumah contoh yang dibangun kedua.

Kemudian bertolak belakang dengan rumah pertama, dibangun lagi rumah contoh ketiga yang menghadap Kampung Dapur 6. Tinggi tanahnya hampir sama dengan rumah kedua.

Rumah contoh ketiga ini, belum dipasang atap, masih frame-nya saja. Dindingnya belum diaci, dan belum terpasang jendela.

Terakhir, rumah contoh keempat yang dibangun di sebelah kiri rumah ketiga. Posisinya juga lebih rendah.

Rumah contoh keempat ini masih selesai bagian dindingnya saja, belum terpasang frame atap maupun spandeknya.

Ruangan di Dalam Rumah Contoh

Ketika kru media ini coba memasuki rumah contoh pertama, di sebelah kiri pintu depan adalah dua kamar tidur yang berdempetan ke arah belakang rumah.

Letak pintu depan, sejajar dengan pintu belakang rumah contoh.

Sementara di depan dua kamar tidur, ada beberapa ruangan lagi. Berdasarkan desain yang dipajang di lokasi proyek, di sinilah letak ruang tamu, lalu ruang keluarga dan dapur yang terhubung dengan pintu belakang.

Sedangkan kamar mandi/ toilet, posisinya di pojok kiri belakang bangunan rumah contoh.

Pembangunan 4 rumah contoh ini oleh CV Laksemana Putra Riau sebagai kontraktor pelaksana dengan nilai kontrak sekitar Rp 4 miliar.

Kontraknya tertanggal 19 Desember 2023, dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender.

Sementara konsultan pengawasnya adalah PT Fatek Engineering Consultant dengan nilai kontrak sekitar Rp 197 juta.

Adapun keempat rumah ini sebagai percontohan untuk para warga yang setuju direlokasi karena terdampak proyek Rempang Eco-City.

Setelah 4 rumah contoh, akan dilanjut pembangunan 961 unit rumah yang targetnya dimulai pada awal April 2024 sehingga bisa dihuni pada September tahun ini juga.

Berdasarkan siaran pers BP Batam, para warga yang setuju direlokasi akan diberikan rumah baru seluas 500 meter persegi dengan bangunan tipe 45.

Tidak hanya itu saja, rumah tersebut juga akan diberikan Sertifikat Hak Milik (SHM) oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). 

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *