KHAZANAH

1 Syawal 1443 H/ 2022 H Pemerintah Sama dengan Muhammadiyah dan Persis, Senin 2 Mei 2022?

428
×

1 Syawal 1443 H/ 2022 H Pemerintah Sama dengan Muhammadiyah dan Persis, Senin 2 Mei 2022?

Sebarkan artikel ini
Foto: Petugas dari Badan Hisab Rukiyat

REGIONAL NEWS.ID, KHAZANAH -Muhammadiyah dan PP Persatuan Islam (Persis) telah memutuskan bahwa 1 Syawal 1443 jatuh pada hari Senin 2 Mei 2022., di lansir dari laman portal DeskJabar edisi 29 April 2022.

Seperti diketahui, keputusan Muhammadiyah tentang penetapan 1 Syawal 1443 H tertuang dalam Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 Tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal dan Zulhijah 1443 Hijriah.

Maklumat Muhammadiyah tersebut telah beredar sejak Februari 2022 lalu. Sementara itu, keputusan Persatuan Islam (Persis) tentang penetapan 1 Syawal 1443 tertuang dalam Surat Edaran PP Persis No. 2566/J-C.3/PP/2022 tentang Awal Ramadhan, Syawal dan Dzulhijah 1443/2022 M yang beredar pada Maret 2022 lalu.

Persis mengumumkan bahwa Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah jatuh pada Senin, 2 Mei 2022.

Bagaimana keputusan Pemerintah?

Pemerintah terlebih dahulu akan menggelar sidang isbat pada Minggu, 1 Mei 2022 petang untuk menentukan kapan 1 Syawal 1443 H tiba.

Sidang berlangsung di Auditorium HM Rasjidi Kementerian Agama dan akan didahului proses pengamatan hilal di 99 titik lokasi di seluruh Indonesia.

Kendati demikian, Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin menyatakan, jika bercermin pada metode hisab, posisi hilal di Indonesia saat sidang isbat awal Syawal 1443 H mendatang, sudah memenuhi kriteria baru yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

“Di Indonesia, pada 29 Ramadhan 1443 H yang bertepatan dengan 1 Mei 2022 tinggi hilal antara 4 derajat 0,59 menit sampai 5 derajat 33,57 menit dengan sudut elongasi antara 4,89 derajat sampai 6,4 derajat,” jelas Kamaruddin seperti dimuat laman kemenag.go.id, Senin 25 April 2022.

Artinya, lanjut, Kamaruddin Amin, secara hisab, pada hari tersebut posisi hilal awal Syawal di Indonesia telah masuk dalam kriteria baru MABIMS.

Ia mengatakan, menurut kriteria baru MABIMS, imkanur rukyat dianggap memenuhi syarat apabila posisi hilal mencapai ketinggian 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

Kriteria ini, tambahnya, merupakan pembaruan dari kriteria sebelumnya yang memutuskan bahwa imkanur rukyat memenuhi syarat pada 2 derajat dengan sudut elongasi 3 derajat saja.

“Kriteria sebelumnya tersebut mendapat masukan dan kritik,”paparnya.

Apakah itu artinya Pemerintah akan menetapkan 1 Syawal 1443 jatuh pada Senin 2 Mei 2022? Kita tunggu. (Net)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *