BINTANDAERAHEDITORIAL

Polres Bintan Amankan Keberangkatan dan Kedatangan Kapal Pelni

49
×

Polres Bintan Amankan Keberangkatan dan Kedatangan Kapal Pelni

Sebarkan artikel ini
Personil Polres Bintan dan Polsek memastikan kondusifitas kedatangan maupun keberangkatan kapal Pelni

REGIONAL NEWS.ID, BINTAN – Kepolisian Resor Bintan melakukan pengamanan kedatangan dan keberangkatan Kapal penumpang, terutama Kapal penyeberangan antar Pulau dan antar Privinsi. Pesonil Polres Bintan dan Polsek Bintan Timur mengamanakan KM Umsini, di pelabuhan Sei Kolak Kijang. 

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo melalui Kasi Humas Polres Bintan Iptu Missyamsu Alson mengatakan pengamanan yang dilakukan personel Polres Bintan dan Polsek Bintan Timur untuk menjamin kamtibmas tetap kondusif.

“Kita lakukan pengamanan terhadap penumpang kapal penyeberangan antar pulau dan antar Provinsi. Penumpang kapal ramai, baik yang datang maupun yang akan berangkat,” ujar Iptu Alason melalui keterangan tertulis, Rabu (15/5/2024).

Untuk personel Polres Bintan kita libatkan personel Patroli Satuan Samapta, sedangkan dari Polsek Bintan Timur pengamanan dilakukan oleh pesonel yang bertugas di Pelabuhan Sri Bayintan,” jelasnya.

Tampak dilapangan sekitar area pelabuhan Sri Bayintan Kijang, personel pengamanan dari Polri, TNI, KPLP dan KSOP serta Bea Cukai melakukan pengamanan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing instansi.

Jumlah penumpang Kapal KM. Umsini yang datang pada dini hari tadi sebanyak  1560 orang penumpang, selanjutnya jumlah yang berangkat sebanyak 1017 orang penumpang.

Alson menyampaikan saat melaksanakan pengamanan kedatangan KM Umsini yang datang dari Tanjung Priok Jakarta ke pelabuhan Sei Kolak Kijang, pengamanan tersebut tidak hanya dilakukan oleh personil Polri saja, namun juga bersama TNI, KSOP, Bea Cukai dan Karantina kesehatan.

“Para petugas di pelabuhan berkolaborasi untuk menjaga keamanan dan kenyamanan agar tidak terjadi kejahatan yang dapat merugikan penumpang, bahkan petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang agar tidak ada barang yang dilarang masuk ataupun keluar dari Pulau Bintan,” kata dia. 

Dalam pengamanan dibarengi dengan himbauan kamtibmas yang sasarannya penumpang dan ABK. Himbauan tersebut agar mereka selalu waspada terhadap kejadian kriminalitas yang terjadi didalam kapal.

Dari 1017 orang penumpang yang berangkat terdapat Pekerja Migran Indonesia bermasalah (PMIB) asal Malaysia, mereka akan diberangkatkan menuju Provinsi DKI Jakarta oleh rumah perlindungan dan trauma centre (RPTC) Tanjung Pinang menggunakan KM Umsini yang berjumlah 39 orang.

”Diharapkan rutinitas kegiatan pengamanan dipelabuhan dapat menciptakan situasi aman dan kondusif serta kenyamanan bagi penumpang yang tiba dan akan berangkat menggunakan kapal laut,” pungkasnya.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *