DAERAHKESEHATANTANJUNGPINANG

Hindari Penyakit Menular Seksual: Kadinkes,Tahun Ini Terjadi Penambahan Jumlah Penderita HIV

74
×

Hindari Penyakit Menular Seksual: Kadinkes,Tahun Ini Terjadi Penambahan Jumlah Penderita HIV

Sebarkan artikel ini
Rustam Kadinkes Dalduk dan KB Pemko Tanjungpinang

REGIONAL NEWS.ID, TANJUNGPINANG -Masyarakat seharusnya memahami cara mengantisipasi Penyakit Menular Seksual (PMS), terdapat penambahan jumlah penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) di wilayah kota Tanjungpinang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam mengatakan penularan HIV di Kota Tanjungpinang tahun 2023 berjumlah 109 penderita, kemudian terhitung Januari hingga April 2024 ada penambahan 24 kasus. Dari tambahan 24 jumlah kasus tahun ini, terdapat 18 orang laki-laki dan 18 orang perempuan. 

Dari total kasus, di dominasi pelanggan atau orang yang berhubungan dengan Pekerja Seks Komersial (PSK) berjumlah 12 kasus.

Urutan kedua terbanyak oleh Laki-laki suka Laki-laki (LSL) atau gay alias homoseksual berjumlah 6 kasus. Sementara di urutan ketiga terbanyak dari kategori Wanita Pekerja Seks (WPS) 4 kasus.

“Kami berharap, tahun ini kasus HIV bisa bertahan lebih rendah dari tahun sebelumnya. Kasus ini juga sudah menjadi atensi dan terus dipantau,” kata kadinkes Tanjungpinang.

Rustam menjabarkan salah satu upaya pencegahan dengan mengedukasi masyarakat dengan pemahaman yqng benar untuk menekan angka infeksi tidak meningkat seperti tahun sebelumnya.

Ia menyampaikan pada usia produktif dan anak muda harus dibekali pemahaman yang memadai akan kesehatan seksual dan reproduksi termasuk mengedukasi tentang HIV/AIDS.

“Masa muda itu penuh gejolak dan rasa ingin tahunya seputar masalah seksual sangat besar. Bila tidak diberi pemahaman, kondisi ini bisa membahayakan,” ujar Rustam.

Pengetahuan dan pemahaman yang diberikan sebagai upaya pencegahan penyebaran HIV yang tidak terlihat. Ditanamkan pengertian mengenai seks, untuk tidak melakukan hubungan seksual di luar pernikahan, tetap setia pada satu pasangan (pasangan pernikahan), imbuhnya.

“Gunakan kondom bila terpaksa melakukan hubungan di luar pernikahan, tidak mengkonsumsi narkoba, dan berhati-hati terhadap peralatan tajam yang dipakai bergantian,” terangnya.

Saat ini Dinkes telah melakukan berbagi program pencegahan dan pengendalian penyebaran HIV. Seperti melaksanakan sosialisasi di sekolah-sekolah yang melibatkan orang tua dan anak, pelaksanaan screening secara keliling yang menyasar ke sasaran kelompok berisiko.

“Untuk penderita HIV, kami melakukan upaya peningkatan penjangkauan dan pendampingan, serta meningkatkan cakupan ARV,” paparnya.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *