DAERAHTANJUNGPINANG

Rakor TPID: Sekdako Zulhidayat Sebut Inflasi Tanjungpinang Masih Terkendali

60
×

Rakor TPID: Sekdako Zulhidayat Sebut Inflasi Tanjungpinang Masih Terkendali

Sebarkan artikel ini
Rakor Tim Pengendali Inflasi Daerah, Sekdako Zulhidayat menyebut inflasi Kota Tanjungpinang masih terkendali

REGIONAL NEWS.ID, TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama FKPD melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah(TPID) menggelar Rakor Inflasi yang merupakan agenda rutin dalam melakukan pengendalian inflasi.

Rapat tersebut digelar, di Ruang Rapat Engku Putri Raja Hamidah Kantor Wali Kota Tanjungpinang. Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat,S,Hut, memimpin langsung rapat tersebut, Senin (30/4).

Dalam arahannya, Sekdako menjelaskan bahwa angka inflasi memang meningkat terutama jelang bulan puasa dam lebaran beberapa waktu lalu. Namun demikian angka inflasi tersebut masih dibawah nasional.

Ketua BPS Kota Tanjungpinang Mangamputua Gultom dalam paparannya menjelaskan pada maret 2023 angka inflasi di Tanjungpinag secara year on year sebesar 2,68%. Angka tersebut masih dibawah nasional yang berada di 3,05%.

Angka Inflasi di Tanjungpinang menurut Gultom, menjadi yang terendah ke-8 di Sumatera ke-44 dari 150 Kota IHK di Indonesia.

Adapun komoditi yang menjadi penyumbang inflasi pada bulan Maret adalah makanan, minuman, tembakau dan meningkatnya penggunaan moda transportasi.

Kebutuhan bahan pokok memang meningkat jelang lebaran sehingga memicu naiknya harga, walaupun demikian Pemerintah Kota Tanjungpinang telah mengambil tindakan dengan mengadakan Operasi Pasar dan melakukan Gerakan Pangan Murah sehingga harga-harga masih relatif stabil.

Sekda Zulhidayat dalam rapat tersebut juga meminta TPID bersama Dinas terkait untuk selalu memantau pergerakan harga dan komoditi terutama yang menjadi penyebab inflasi.

“Untuk memahami pergerakan dan gejolak kelangkaan komiditi kita wajib memahami hulu hingga hilir prosesnya sehingga kita dapat mengambil tindakan terukur dan tepat dalam mengendalikan Inflasi”, ucap Zulhidayat.

Zulhidayat juga menambahkan Anomali cuaca juga berdampak terhadap masa panen seperti cabai, bawang, dan sayur-sayuran sehingga wajib kita pahami kapan proses panen agar dapat kita ambil solusi jika panen mundur dan tidak terjadi kelangkaan.

Dalam rapat tersebut juga dibahas tentang kesiapan stok daging dan sapi jelang Idul Adha.

“Masyarakat tidak perlu panik sebab stok kebutuhan daging dan sembako jelang Idul Adha masih aman”, ungkap Kepala DP3 Kota Tanjungpinang Robert Lukman.

Diakhir rapat, Sekda Zulhidayat meminta Disdagin Kota Tanjungpinang untuk terus monitoring harga pasar dan stok kebutuhan supaya stabilitas ekonomi masyarakat dapat terjaga dengan baik.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *