BATAMKHAZANAH

Risalah Benturan Jadwal Nuzulul Qur an Gubernur Ansar dan Walikota Batam

61
×

Risalah Benturan Jadwal Nuzulul Qur an Gubernur Ansar dan Walikota Batam

Sebarkan artikel ini
Memperingati malam Nuzulul Qur an.

REGIONAL NEWS.ID, BATAM – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan menjelaskan pihaknya memang menerima informasi bahwa Gubernur Ansar berencana akan memperingati malam Nuzulul Quran di Masjid Mukhtarul Arifin Tembesi.

Atas informasi itu, Pemko Batam kemudian menggelar rapat khusus dengan warga Tembesi di Kantor Camat Sagulung pada Senin (25/03) kemarin.

“Semalam, karena ada informasi seperti itu, makanya dirapatkan. Kalau enggak ada informasi kan enggak ada masalah. Jadi dari manapun mau melaksanakan kegiatan keagamaan Pemerintah Kota Batam itu sangat welcome. Jadi welcome, tidak ada permasalahan apapun di situ,” jelas Rudi Panjaitan kepada BatamNow.com, Selasa (26/03).

Tapi, lanjut Rudi lagi, informasi yang mereka terima adalah jadwal kunjungan Gubernur Ansar ke masjid itu adalah pada Kamis (29/03) dalam rangka safari Ramadan, bukan Rabu (28/03).

“Jadi tingkat Kota Batam itu peringatan malam Nuzulul Quran besok itu ada di masjid yang sama dengan pelaksanaan safari Ramadan-nya bapak Gubernur di besok harinya, gitu lho. Bukan hari yang bersamaan,” aku Rudi.

“Informasi itu terkonfirmasi, dan kita sudah komunikasi juga dengan bagian Kesra provinsi,” tambah Rudi.

Menurut Kadiskominfo Batam ini, Wali Kota Muhammad Rudi tidak ada masalah apabila bersamaan dengan Gubernur Ansar memperingati malam Nuzulul Quran di Masjid Mukhtarul Arifin, Tembesi.

“Toh kalaupun di hari yang bersamaan ya kami sama-sama di situ, kenapa rupanya. Kalau pun harinya sama, gitu lho. Di situ pak wali, di situ pak gub, kan nggak ada masalah. Pak wali sangat welcome,” katanya.

Dijelaskannya juga, pemilihan Masjid Mukhtarul Arifin karena sudah sekitar 10 tahun Pemko Batam tidak menggelar acara keagamaan di sana. “Terakhir itu di 2014, sekarang 2024, sudah hampir 10 tahun tak ada acara di situ makanya dimintalah di sana,” kata Rudi.

“Cuma peringatan malam Nuzulul Quran tingkat Kota Batam itu besok di Masjid Mukhtarul Arifin, itu yang kita sepakati,” tambahnya.

Dia mengingatkan acara di Masjid Mukhtarul Arifin ini adalah peringatan malam Nuzulul Quran tingkat Kota Batam dan seluruh warga dari setiap kecamatan diundang.

“Jadi seluruh umat Islam di seluruh kecamatan di Kota Batam, diharapkan bisa hadir, bersama-sama tumpah ruah di sana,” katanya.

Sebelumnya diberitakan Gubernur Kepri Ansar Ahmad awalnya berencana memperingati malam Nuzulul Quran, di Masjid Mukhtarul Arifin di Perumahan Taman Cipta Asri, Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam.

Namun Ansar mengurungkan rencana itu karena Wali Kota Batam Muhammad Rudi dikabarkan akan memperingati malam Nuzulul Quran di masjid yang sama, pada Rabu (27/03/2024) malam.

Sementara Tim Percepatan Pembangunan Provinsi Kepri H Sarafuddin Aluan mengatakan, kabar jadwal Rudi itu diterima panitia secara mendadak pada Selasa (26/03/2024).

Ia mengatakan adapun rencana Ansar Ahmad sudah dari jauh hari. Itu setelah Pemerintah Provinsi Kepri melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) berkoordinasi dengan pengurus masjid dan masyarakat setempat.

Dan menurut Biro Kesra, masyarakat senang karena bisa merayakan malam Nuzulul Quran bersama Gubernur Kepulauan Riau di malam yang istimewa dan di bulan Ramadan yang penuh berkah ini. Bahkan segala sesuatu yang diperlukan juga sudah matang dipersiapkan oleh panitia.

Akhirnya Gubernur Ansar mengubah lokasi yang akan dihadiri untuk peringatan malam Nuzulul Quran, masih di Kota Batam. “Ke Masjid Almuhajirin Tiban,” kata Aluan kepada BatamNow.com, Selasa sore.

Aluan menyayangkan kenapa Wali Kota Batam Muhammad Rudi harus memilih masjid yang sejak jauh hari Gubernur Kepri H Ansar Ahmad sudah memilih untuk pelaksanaan peringatan malam Nuzulul Quran di Batam.

“Batam ini memiliki sangat banyak masjid. Kenapa Wali Kota Batam harus memaksakan memilih masjid yang sama yang sudah di pilih oleh Gubernur,” ujar Aluan, Selasa (26/03), di kantor Gubernur.

Lebih disayangkan lagi, kata Aluan, hal serupa sudah sering terjadi di Kota Batam.

“Herannya hanya di Kota Batam, di kabupaten dan kota lain tidak pernah terjadi. Malahan di daerah lain ketika Pemerintah Provinsi Kepri melaksanakan suatu kegiatan mereka ikut gabung. Bukan justru membuat acara tandingan,” tegas Aluan.

Dipertegas Aluan, hal seperti ini terpaksa harus dia sampaikan kepada masyarakat Kepri. Sebab menurutnya, seorang pemimpin harus bisa memberikan teladan yang baik kepada masyarakat. Baik melalui tingkah laku, ucapan maupun perbuatan.

“Ini bulan baik, seharusnya kita sama-sama menunjukkan itikad baik. Dan semoga kita semua selalu diberi petunjuk menuju jalan yang lebih baik untuk Kepri lebih baik tentunya,” kata Aluan.

Secara etika, tegas Aluan, seharusnya wali kota mengetahui jika gubernur posisinya setingkat di atas, secara birokrasi.

“Ya sudahlah, biar masyarakat yang menilai. Untuk menghindari hal yang tidak baik, di bulan baik ini, Gubernur Ansar juga sudah memutuskan memilih pindah masjid. Semoga Pemimpin kota Batam diberi hidayah yang baik di bulan Ramadan ini,” tutup Aluan.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *