DAERAH

Gubernur Kepri Minta OPD Serius Selesaikan Kawasan Gurindam 12: Ansar, Kita Harus Kerja Simultan

268
×

Gubernur Kepri Minta OPD Serius Selesaikan Kawasan Gurindam 12: Ansar, Kita Harus Kerja Simultan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad SE,MM

REGIONAL NEWS.ID, TANJUNGPINANG – Penataan Kota Tanjungpinang khusus pada Kawasan Gurindam 12 menjadi perhatian utama Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad SE,MM. Ansar berkomitmen untuk menyelesaikan pengerjaan proyek tersebut di periode kepemimpinannya.

Dalam rapat yang dipimpinnya, di Ruang Kerja Gubernur Kepri, Kamis (12/5/2022), Ansar menekankan agar jajaran Organisasi Perangkat Daerah untuk serius menyelesaikan tahap akhir Kawasan Gurindam 12 tersebut.

Penyelesaian tahap akhir Kawasan Gurindam 12 meliputi pembangunan Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, Gedung Dekranasda Kepri, pembangunan etalase untuk brand makanan lokal, dan Stand Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Direncanakan Detail Engineering Design (DED) site plan seluruh Kawasan Gurindam 12 bisa dikerjakan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2022.

Sementara pengerjaannya bisa dimulai di awal Tahun 2023. “Kita harus kerja simultan, supaya nanti di akhir tahun, yang mana bisa selesai, kita selesaikan,” kata Ansar.

Sementara terkait dengan relokasi pedagang UMKM di Anjung Cahaya ke Kawasan Gurindam 12. Gubernur, Ansar mengakui pihaknya siap berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Ansar menjanjikan luas lahan yang akan ditempati pedagang UMKM di Kawasan Gurindam 12 akan sama dengan yang mereka tempati sebelumnya di Anjung Cahaya.

“Kita akan segera mengirim tim perwakilan ke Walikota Tanjungpinang untuk bisa menjelaskan bagaimana pola tata ruang yang akan dikerjakan di Kawasan Gurindam 12,” kata Ansar.

Menurutnya, untuk penataan kota Tanjungpinang koordinasi dan kerjasama antara Pemprov Kepri dan Pemko Tanjungpinang sangat diperlukan.

Sebab tidak hanya penyelesaian Kawasan Gurindam 12, Pemprov Kepri juga menganggarkan banyak proyek penataan Kota Tanjungpinang. Seperti pengerjaan jalan menuju Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) penataan Kawasan Kota Lama Tanjungpinang, pengerjaan Flyover menuju Pulau Dompak, pembuatan Tugu Bahasa, hingga penataan Akau Potong Lembu.

Ansar menginstruksikan agar setiap proyek yang sudah diselesaikan agar tetap dirawat dengan baik. Ansar akan membentuk tim khusus untuk merawat kebersihan dan pemeliharaan setiap proyek yang dikerjakan oleh Pemprov Kepri.

“Setiap pengerjaan proyek harus dipikirkan tentang perawatannya, kita bantu Pemko Tanjungpinang untuk petugas kebersihan dan petugas pemeliharaannya,” tegas Ansar. Pada rapat tersebut,

Ia juga membahas perkembangan Revitalisasi Pulau Penyengat. Ansar mengingatkan untuk berhati-hati mengerjakan bangunan cagar budaya, namun tidak serta merta membuat pengerjaan Revitalisasi Pulau Penyengat menjadi lamban.

Ansar menegaskan di akhir tahun ini seluruh proyek tersebut harus terlihat kemajuannya. “Tanjungpinang jangan tanggung-tanggung kalau mau kita jadikan Kota City Tour atau Kota Destinasi Wisatawan Asing,” tutur Ansar. (R)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *