TANJUNGPINANG

Masyarakat Dukung Gubernur Ansar Revitalisasi Pulau Penyengat dan Poles Sentra Kota Lama

164
×

Masyarakat Dukung Gubernur Ansar Revitalisasi Pulau Penyengat dan Poles Sentra Kota Lama

Sebarkan artikel ini
Foto Masjid bersejarah di Pulau Penyengat

REGIONAL NEWS.ID, TANJUNGPINANG – Masyarakat Pulau Penyengat dan Zuriat sah Kesultanan Riau Lingga yang berdomisili di Penyengat berterima kasih untuk Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad SE,MM atas upaya dan kebijakan strategisnya menata kota lama Tanjungpinang dan merivitalisasi Pulau Penyengat.

Raja Alhafis, salah seoarang zuriat kesultanan kerajaan Riau Lingga juga sebagai pengurus harian Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri menyampaikan, sebagai ibukota Provinsi Kepri sudah seharusnya Kota Tanjungpinang mendapatkan polesan maksimal dari tangan-tangan pemimpin yang paham estetika tata kota. Sehingga Tanjungpinang bisa menjadi lebih berwibawa dan masyarakat Provinsi Kepri.

“Saya yakin, seluruh masyarakat Tanjungpinang akan mendukung kegiatan mempercantik kota yang akan dilakukan Gubernur. Sebagai salah seorang zuriat Raja, saya pastikan seluruh masyarakat Penyengat senang dan berterimakasih atas upaya Gubernur tersebut,”tuturnya.

Karena kesungguhan dan kegigihannya, Gubernur Ansar berhasil menjolok dana pusat untuk membenahi Pulau Penyengat,” ujar Alhafis, Senin (9/5).

Menurutnya, jauh hari sebelumnya gubernur juga sudah menyampaikan rencana besar tersebut kepada masyarakat, baik di forum resmi maupun melalui media massa.

“Bahkan Gubernur sudah menyampaikan kepada masyarakat penyengat secara langsung di Balai Adat. Kami merasa senang mendengarnya ketika itu, harapan kami ini segera diwujudkan,” tambahnya.

Sementara itu, pemangku zuriat lainnya, Raja Malik menegaskan, agar Gubernur Kepri Ansar Ahmad tidak perlu ragu untuk melanjutkan kegiatannya membenahi Penyengat.

Bahkan Raja Malik meminta kepada Gubernur untuk tidak melayani oknum maupun kelompok tertentu yang tiba-tiba tampil dengan mengatas namakan zuriat yang sah dari Kesultanan Riau Lingga.

“Saya tau betul silsilah zuriat raja-raja yang sah, dan saya juga tau mana yang mengaku-ngaku zuriat. Oleh karena itu, kepada Gubernur jangan ragu untuk membangun Penyengat. Saya yakin, semua masyarakat mendukung rencana Gubernur,” kata Raja Malik.

Menurut Raja Malik, sama seperti yang dikemukakan Raja Alhafiz, bahwa sebagai objek wisaya budaya dan religi, Penyengat harus mendapatkan sentuhan polesan tangan-tangan kreatif yang memahami estetika wisata dan budaya.

“Kita mau menawarkan objek wisata yang ada di pulau Penyengat, tapi tidak kita poles, tentu peminatnya hanya itu-itu saja. Namun ketika Penyengat di percantik, kita sesuaikan dengan kebutuhan wisatawan tentu hasilnya akan menjadi lain. Intinya mari kita dukung dan sukseskan kegiatan ini, agar Tanjungpinang dan Penyengat khususnya lebih indah dan maju. Serta ekonomi masyarakatnya bisa terangkat,” tutup Raja Malik.

Sementara itu, pengaku zuriat raja-raja Penyengat lainnya, Raja Azman dengan lugas mengatakan, semua kegiatan yang positif dan tidak melanggar hukum untuk kebaikan Penyengat, dipastikan seluruh masyarakat akan mendukung.

“Kita para pemangku zuriat kesultanan Riau Lingga sudah lama ada dan sangat jelas. Selama yang dilakukan Pemprov Kepri tidak bertentangan dengan hukum, lanjutkan saja dan tidak perlu khawatir,” tegasnya. (*)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *