TANJUNGPINANG

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Kayu di Lorong Bunyu Tanjungpinang Ludes Terbakar

46
×

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Kayu di Lorong Bunyu Tanjungpinang Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini

REGIONAL NEWS.ID, TANJUNGPINANG – Satu unit rumah berbahan kayu yang terletak di Jalan Pramuka, Lorong Bunyu, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang, hangus dilalap api pada Senin (25/8/2025) sore.

Kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar pukul 16.50 WIB, saat asap hitam tampak menjulang dari atap rumah. Warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat dan menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tanjungpinang.

Basir, salah seorang warga yang turut membantu memadamkan api, mengatakan bahwa ia melihat kepulan asap dari kejauhan. “Rumah saya jaraknya dua lorong dari lokasi kejadian. Tadi kami padamkan dengan menyiram air lewat atap yang kami jebol,” ujarnya.

Menurut saksi mata lainnya, Rusdi, api pertama kali terlihat berasal dari dalam rumah yang sudah lama tidak berpenghuni. Kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana, Dery Ambari, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 17.00 WIB. “Kami menurunkan dua unit mobil dari Pos Sukaberenang, ditambah armada dari Pos Bintan Center, serta suplai air dari BPBD Tanjungpinang. Sekitar 20 personel dikerahkan dalam proses pemadaman,” jelasnya.

Setibanya di lokasi, petugas Damkar langsung memfokuskan upaya pemadaman ke bagian tengah rumah, mengingat lokasi berada di permukiman padat penduduk. “Karena rumah berdempetan, kami segera padamkan api di tengah dan yang lain mengamankan sisi kanan dan kiri,” sambung Dery.

Ia menambahkan bahwa rumah yang terbakar dalam kondisi kosong dan terdapat genset, brankas berisi dokumen lama, serta banyak tumpukan pakaian dan kasur bekas. “Saat proses pemadaman, api sempat kembali membesar karena banyaknya material mudah terbakar di bawah. Kami lakukan pembongkaran dan pendinginan agar tidak timbul api lagi,” ungkapnya.

Proses pemadaman melibatkan 20 personel pemadam kebakaran, 20 anggota Polsek, 10 personel BPBD, 1 Babinsa, serta sekitar 30 warga. Tiga unit mobil Damkar turut dikerahkan dalam upaya pemadaman yang berlangsung hingga sore hari.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *