BATAM

Tim SAR Gabungan Berhasil Menemukan Pekerja Kapal Tongkang yang Terjatuh di Tanjung Uncang

35
×

Tim SAR Gabungan Berhasil Menemukan Pekerja Kapal Tongkang yang Terjatuh di Tanjung Uncang

Sebarkan artikel ini

REGIONAL NEWS.ID, BATAM – Tim SAR gabungan yang dikoordinasi oleh Basarnas Tanjungpinang melalui Pos SAR Batam berhasil mengevakuasi seorang pekerja kapal tongkang PT Lestari Ocean Indonesia yang terjatuh saat melakukan perbaikan kapal, Senin (18/8/2025). Korban bernama Ignasius Igo (43) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa pagi.

Peristiwa tragis ini terjadi di perairan sekitar Tanjung Uncang, Batam. Korban dilaporkan terjatuh saat tengah melakukan perbaikan kapal tongkang. Informasi pertama diterima oleh Kantor SAR Tanjungpinang dari rekan korban, Basir, pada pukul 17.15 WIB.

Menyikapi laporan tersebut, Kantor SAR Tanjungpinang segera mengerahkan 5 personel Pos SAR Batam ke lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian. Beberapa rekan kerja korban sempat berusaha melakukan pencarian mandiri, namun tidak membuahkan hasil.

Pencarian oleh Tim SAR Gabungan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran di pesisir perairan PT Lestari Ocean Indonesia dengan radius sekitar 1 nautical mile (NM), sedangkan SRU 2 melakukan penyelaman di titik korban diduga terjatuh.

Alat utama yang digunakan dalam pencarian meliputi Rigid Inflatable Boat (RIB) 03 milik Basarnas, RIB milik Polairud Polda Kepri, Speed Boat Pos AL Sagulung, serta kapal milik nelayan setempat. Penyelaman pertama dilakukan pukul 18.40 WIB dengan kedalaman 2–3 meter dan visibilitas terbatas hanya sekitar 1 meter. Namun, hingga pukul 23.13 WIB, korban belum ditemukan.

Pencarian dilanjutkan pada hari kedua, Selasa (19/8/2025), mulai pukul 06.00 WIB. Pada pukul 09.33 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, terapung di laut pada jarak sekitar 500 meter dari lokasi jatuhnya.

“Pada pukul 09:33 WIB korban atas nama Ignasius Igo usia 43 tahun berhasil ditemukan Tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi terapung di laut kurang lebih 500 meter,” jelas Fazzli.

Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Batam untuk penanganan lebih lanjut.

Dengan ditemukannya korban, maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup, serta seluruh unsur SAR gabungan kembali ke kesatuan masing-masing.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *