EKONOMIPERISTIWAPOLITIKTANJUNGPINANG

Transisi Kepemimpinan Tanjungpinang, 14 Cleaning Service Terbuang Tanpa Pesangon

1444
×

Transisi Kepemimpinan Tanjungpinang, 14 Cleaning Service Terbuang Tanpa Pesangon

Sebarkan artikel ini
Kantor Walikota Tanjungpinang diduga memecat 14 cleaning service tanpa pesangon.

REGIONAL NEWS.ID, TANJUNGPINANG – Masa transisi kepemimpinan Kota Tanjungpinang menyebabkan sekitar 14 orang cleaning service (CS) diberhentikan bekerja tanpa pesangon, padahal masing-masing mereka sudah menjadi tenaga kebersihan selama bertahun-tahun.

Berdasarkan pengakuan beberapa cs kepada beberapa media, Mustajar, Abdul Malik, Ratna, Puspita Sari, Ariansyah, Supiah, Siti Nuraida mengatakan bahkan sudah ada yang bekerja selama 14 tahun, serta diatas lima tahun.

Menurut sumber informasi, mereka diberhentikan lantaran perusahaan jasa pengelola cleaning service sudah berganti. Perusahaan tempat mereka bernaung selama ini tidak lagi menjadi mitra kerja, apalagi Walikota baru mengadopsi pihak ketiga pilihan sendiri. 

Mustajar mengaku pemecatan massal ini terjadi setelah Walikota Tanjungpinang membawa pihak ketiga untuk menggantikan tenaga cs yang lama.

“Walikota membawa orang baru, tadi 14 orang cs diberhentikan,” ungkap Mustajar kepada sejumlah media di Tanjungpinang, Senin (3/3/2024).

Mustajar menjelaskan bahwa pihak ketiga yang menggantikan karyawan lama tersebut enggan menggunakan tenaga kerja lama, meskipun sudah bertahun-tahun mengabdi. 

“PT baru nggak mau pakai yang lama separuh. Semua titipan Walikota. Ada orang baru,” kata Mustajar dengan nada sedih.

Tidak hanya cleaning service, bahkan beberapa tukang masak yang bekerja di Qur an Center juga mengalami nasib serupa. Mereka juga dipecat tanpa mendapatkan pesangon atau kompensasi semestinya. Termasuk menantu dari salah seorang karyawan tukang masak yang juga kehilangan pekerjaan di kantor Sekdako.

Pemecatan ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi banyak pekerja, mengingat lama waktu kerja yang mereka habiskan untuk melayani keperluan Pemko Tanjungpinang. 

Banyak di antara mereka yang merasa tidak diberi kesempatan untuk memperjuangkan hak mereka secara sah, sebelum diberhentikan sepihak, tutupnya.

Hingg berita ini di publish, perusahaan maupun pihak-pihak yang berkaitan dengan pemecatan belasan cleaning service belum memberikan tanggapan dan informasi apapun.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *